Jumlah Penumpang Garuda Indonesia Meroket 34,99% di Kuartal II 2024
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) mencatatkan jumlah penumpang mencapai 6,11 juta pada Kuartal II 2024. Angka ini melonjak 34,99% dibandingkan periode yang sama tahun...
Garuda Indonesia juga fokus pada optimalisasi armada dengan tingkat utilisasi pesawat meningkat 5% dari kuartal sebelumnya. Ini menunjukkan upaya perusahaan untuk memenuhi demand yang terus meningkat.
Irfan menambahkan, โKami terus meningkatkan nilai tambah layanan dan mengembangkan layanan ground handling. Kolaborasi dalam lini bisnis ancillary revenue juga menunjukkan perkembangan signifikan.โ
Dengan langkah-langkah strategis ini, Garuda Indonesia berharap dapat terus menunjukkan pertumbuhan positif dan konsisten di Semester II 2024.
Garuda Indonesia terus mengoptimalkan kapasitas produksinya untuk memenuhi meningkatnya permintaan transportasi udara masyarakat. Salah satu langkah penting adalah peningkatan tingkat utilisasi armada secara grup. Pada Kuartal II 2024, efisiensi operasional armada Garuda Indonesia menunjukkan perbaikan signifikan. Tingkat utilisasi pesawat naik sebesar 00:17 menit dibandingkan tahun lalu, dari 8 jam 2 menit menjadi 8 jam 19 menit. Dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, utilisasi pesawat meningkat 5% atau 24 menit, dari 7 jam 55 menit.
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidik...
- MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan
- TransNusa Buka Rute Baru Lampung ke Kuala Lumpur dan Jakarta Mulai Agustus 2026
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026