Kapitalisasi Pasar BEI Susut Jadi Rp12.191 Triliun, IHSG Merosot ke Level 6.983

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat perubahan signifikan selama periode 16โ€“20 Desember 2024. Kapitalisasi pasar turun sebesar 3,28% menjadi Rp12.191 triliu...

Kapitalisasi Pasar BEI Susut Jadi Rp12.191 Triliun, IHSG Merosot ke Level 6.983
Bacakan Artikel

Pekan ini, BEI kembali melakukan pencatatan perdana obligasi dan saham baru. Pada Senin, 16 Desember 2024, PT Petrosea Tbk (PTRO) resmi mencatatkan Obligasi Berkelanjutan I Petrosea Tahap I Tahun 2024 dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Petrosea Tahap I Tahun 2024.

Obligasi dan sukuk ini mendapatkan peringkat idA+ (Single A Plus) dan idA+(sy) (Single A Plus Syariah) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO). PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) bertindak sebagai Wali Amanat dalam penerbitan ini.

โ€œHingga akhir 2024, total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat sudah mencapai 140 emisi dari 68 emiten dengan nilai Rp139,16 triliun,โ€ ungkap Aulia.

Dengan tambahan ini, jumlah total obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI mencapai 600 emisi. Nilai nominal outstanding-nya sebesar Rp483,16 triliun dan US$86,0163 juta.

Pasar obligasi negara juga mencatatkan angka yang signifikan. Saat ini terdapat 190 seri Surat Berharga Negara (SBN) dengan nilai nominal Rp6.114,41 triliun dan US$502,10 juta. Selain itu, BEI telah mencatatkan 8 emisi Efek Beragun Aset (EBA) senilai Rp2,70 triliun.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: