Kemenko Perekonomian: Impor Pertanian dari AS Rp75,37 Triliun Murni Bisnis Swasta, Bukan Pakai APBN
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Pemerintah menegaskan komitmen fasilitasi impor produk pertanian senilai USD 4,5 miliar atau sekitar Rp75,38 triliun (asumsi kurs Rp16.750 per USD) merupakan kerja sama busi...
Data tahun 2025 mencatat impor produk pertanian dari AS sebesar USD 1,21 miliar (sekitar Rp20,27 triliun). Angka ini tergolong kecil dibandingkan total impor komoditas serupa dari seluruh dunia yang mencapai USD 13,2 miliar (sekitar Rp221,10 triliun). Porsi impor dari AS hanya 9,2%.
"Keputusan transaksi dan pembiayaan sepenuhnya berada pada sektor swasta," ujar Haryo dalam keterangannya.
Secara lebih rinci, impor sereal (HS10) dari AS tercatat senilai USD 375,9 juta atau sekitar Rp6,29 triliun. Nilai ini hanya menyumbang sekitar 10% dari total kebutuhan sereal nasional sebesar USD 3,7 miliar atau Rp61,97 triliun. Untuk komoditas kedelai atau soybeans (HS12), impor dari AS hanya sebesar USD 1,0 juta atau Rp16,75 miliar dari total impor nasional senilai USD 1,6 miliar atau Rp26,8 triliun.
Kerja sama ini telah ditindaklanjuti melalui Nota Kesepahaman (MoU) dalam dua tahap. Tahap pertama berlangsung pada 7 Juli 2025. Tahap kedua dilakukan pada Indonesia-AS Business Summit, 19 Februari 2026 lalu.
Asosiasi pengusaha seperti Kadin dan APINDO memberikan dukungan penuh terhadap kesepakatan ini. Pemerintah terus menjamin setiap produk impor memenuhi standar mutu dan keamanan. Langkah tegas akan diambil jika terjadi gangguan pada pasar domestik.
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- BRI Peduli Perkuat Peternak Sapi Perah di Malang, Produksi dan Nilai Tambah Susu...
- Prabowo Resmikan Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan Rp880 Mi...
- BRI Bekali PMI di Taiwan dengan Literasi Keuangan dan Kewirausahaan, Siapkan Usa...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro