Keuangan Belum Pulih, Sunter Lakeside Hotel Merugi Rp5,58 Miliar di Semester I 2025, Ini Penyebabnya
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Kinerja keuangan PT Sunter Lakeside Hotel Tbk (SNLK) belum pulih, setidaknya hingga semester I 2025. Perusahaan perhotelan ini kembali merugi Rp5,58 miliar pada semester I 20...
Setelah dikurangi beban usaha Rp10,74 miliar, beban penyusutan Rp4,82 miliar, serta beban keuangan Rp770 juta, dan beban lain-lain Rp800 juta, emiten perhotelan beraset Rp203,45 miliar per Juni 2025 itu menderita rugi sebelum pajak sebesar Rp5,58 miliar pada semester I 2025. Nilai kerugian ini naik sekitar 30,79% dibandingkan ย Rp4,28 miliar pada periode sama 2024.
Pada perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin 21 Juli 2025, harga saham SNLK ditutup di level Rp525 per unit, turun 1,86% dibandingkan sehari sebelumnya di Rp535 per unit. Sepanjang perdagangan di BEI bulan Juli 2025 ini, harga saham SNLK telah turun 3,67%, dari Rp545 jadi Rp525 per unit. (konrad)
- 1
- 2
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...
- Rabundo Tembus Pasar Nasional, BRI Dukung UMKM Bumbu Rendang Asli Minang Naik Ke...
- Transformasi Danantara Berbuah Manis, Pendapatan Telkom (TLKM) Capai Rp75,9 Tril...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Transformasi Danantara Berbuah Manis, Pendapatan Telkom (TLKM) Capai Rp75,9 Tril...
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...
- Rabundo Tembus Pasar Nasional, BRI Dukung UMKM Bumbu Rendang Asli Minang Naik Ke...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)