Kinerja Solid, Pendapatan dan Laba Cisadane Sawit (CSRA) Naik Signifikan di Kuartal III 2025
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Cisadane Sawit Raya Tbk (CSRA) meraih kinerja solid selama periode Januari 2025 sampai dengan September 2025. Ini tergambar pada kinerja keuangan dan operasional CSRA yang...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Cisadane Sawit Raya Tbk (CSRA) meraih kinerja solid selama periode Januari 2025 sampai dengan September 2025. Ini tergambar pada kinerja keuangan dan operasional CSRA yang mengalami kenaikan selama periode tersebut.
Seman Sendjaja, Direktur Keuangan dan Pengembangan Strategis CSRA mengemukakan, pendapatan CSRA, misalnya, melonjak sebesar 75,9% menjadi Rp1,33 triliun per September 2025, dari Rp758,78 miliar per September 2024. Laba operasi meningkat sebesar 43,9% menjadi Rp302,4 miliar, dari Rp210,04 miliar dengan marjin operasi mencapai 22,7%.
Kenaikan ini terutama disebabkan oleh peningkatan produksi CPO dan Kernel serta harga jual rata-rata yang lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2024. Harga jual CPO, misalnya, meningkat sekitar 15,7% per September 2025. Harga jual TBS dan Kernel juga naik masing-masing sebesar 24,3% dan 69,4%.
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Kontrak Baru WEGE Meroket 510%, Utang Turun Jadi Rp1,84 Triliun
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Kontrak Baru WEGE Meroket 510%, Utang Turun Jadi Rp1,84 Triliun
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Kontrak Baru WEGE Meroket 510%, Utang Turun Jadi Rp1,84 Triliun
- WEGE Rugi Rp89,89 Miliar pada Semester I 2026, Pendapatan Anjlok 55%