Kini Beli Bawang hingga Cabai Bisa di Kantor Pos, RTN dan Pos Indonesia Siapkan 2.000 Agripos
Bahtiar menambahkan harga pangan di Agripos diperkirakan lebih terjangkau karena pasokan diperoleh langsung dari petani.
"Harusnya relatif lebih murah karena kami langsung dari petani," katanya.
Untuk menjaga pasokan, RTN mengandalkan ekosistem yang telah dibangun sejak lama. Saat ini perusahaan membina sekitar 27.400 petani yang memasok berbagai komoditas pangan secara terintegrasi.
"Langsung kami beli karena itu sudah jadi ekosistem kami. Rumah Tani sudah dirintis dari tahun 90, saya lanjutkan tahun 2021. Rumah Tani itu sudah 27.400 petani. Sudah terintegrasi secara suplai maupun penyalurannya," kata Bahtiar.
RTN menyediakan 45 jenis produk (SKU) di Agripos. Tiga komoditas utama yang menjadi fokus adalah bawang merah, bawang putih, dan cabai karena memiliki kontribusi besar terhadap inflasi nasional.
Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Badan Pangan Nasional (Bapanas), Maino Dwi Hartono, menyambut baik kerja sama tersebut. Menurutnya, kolaborasi ini dapat membantu menjaga stabilitas harga sekaligus menghadirkan pangan dengan harga lebih terjangkau.
"Kami dari Bapanas menyambut baik kolaborasi Rumah Tani dengan PT Pos. Ini salah satu bukti konkret kolaborasi dalam rangka menjaga stabilitas harga. Harganya terjangkau karena langsung dari para petani dan peternak sehingga masyarakat bisa mendapatkan harga yang lebih terjangkau," ujar Maino.
- IHSG Ditutup Melemah Tipis 0,03% ke Level 6.234,497, Transaksi Saham Tembus Rp14...
- PANI Cetak Rekor Laba Rp1,7 Triliun, Melonjak 484% di Semester I 2026
- Transformasi Digital dan AI Bawa Laba Bank Neo Commerce Naik ke Rp294,85 Miliar...
- Kinerja HRTA Melesat pada Semester I2026, Penjualan Emas Tercatat 13 Ton
- Bos Bank Neo Commerce Ungkap Penopang Laba, Targetkan Pertumbuhan Berlanjut hing...
- Kini Beli Bawang hingga Cabai Bisa di Kantor Pos, RTN dan Pos Indonesia Siapkan...
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- Inflasi Juli 2026 Tembus 2,88%, BPS Catat Papua Barat Tertinggi
- IHSG Ditutup Melemah Tipis 0,03% ke Level 6.234,497, Transaksi Saham Tembus Rp14...
- PANI Cetak Rekor Laba Rp1,7 Triliun, Melonjak 484% di Semester I 2026
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten