Kini Beli Bawang hingga Cabai Bisa di Kantor Pos, RTN dan Pos Indonesia Siapkan 2.000 Agripos
Maino menilai model distribusi langsung dari petani juga memotong rantai distribusi sehingga memberikan manfaat bagi produsen maupun konsumen.
"Dengan memotong rantai distribusi, petani dan peternak punya kepastian pasar, kepastian harga, dan masyarakat sebagai konsumen mendapatkan harga yang lebih terjangkau," kata Maino.
Sementara itu, Direktur Operasi PT Pos Indonesia, Doni Maya, mengatakan Pos Indonesia bertugas menjaga kelancaran rantai pasok agar ketersediaan pangan tetap terjaga saat permintaan meningkat.
"Pos Indonesia sebagai operator supply chain berperan untuk menjaga ketersediaan tersebut," ujarnya.
Menurut Doni, tahap awal pengembangan dilakukan melalui 100 outlet di Jabodetabek pada Agustus 2026 sebagai bagian dari soft launching. Jumlah tersebut akan bertambah menjadi sekitar 300 outlet hingga akhir 2026, kemudian berkembang menjadi 2.000 outlet dan 500 hub hingga 2029.
Setelah tahap awal, pengembangan akan dilakukan secara bertahap di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Pulau Jawa.
"Kita tidak hanya akan buka di Jabodetabek atau Jawa saja, tapi di seluruh Indonesia secara bertahap," kata Doni.
- IHSG Ditutup Melemah Tipis 0,03% ke Level 6.234,497, Transaksi Saham Tembus Rp14...
- PANI Cetak Rekor Laba Rp1,7 Triliun, Melonjak 484% di Semester I 2026
- Transformasi Digital dan AI Bawa Laba Bank Neo Commerce Naik ke Rp294,85 Miliar...
- Kinerja HRTA Melesat pada Semester I2026, Penjualan Emas Tercatat 13 Ton
- Bos Bank Neo Commerce Ungkap Penopang Laba, Targetkan Pertumbuhan Berlanjut hing...
- Kini Beli Bawang hingga Cabai Bisa di Kantor Pos, RTN dan Pos Indonesia Siapkan...
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- Inflasi Juli 2026 Tembus 2,88%, BPS Catat Papua Barat Tertinggi
- IHSG Ditutup Melemah Tipis 0,03% ke Level 6.234,497, Transaksi Saham Tembus Rp14...
- PANI Cetak Rekor Laba Rp1,7 Triliun, Melonjak 484% di Semester I 2026
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten