Konflik Ukraina Memanas dan Manuver OPEC, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 1%
STOCKWATCH.ID (HOUSTON) – Harga minyak mentah dunia mengawali pekan ini dengan lonjakan yang cukup signifikan. Komoditas emas hitam tersebut tercatat naik lebih dari 1% pada perdagangan hari Senin (1/...
“Serangan drone Ukraina terhadap armada bayangan Rusia serta komitmen OPEC untuk mempertahankan tingkat produksi saat ini telah membuat pasar berada dalam keadaan optimis,” tulis Phil Flynn.
Flynn juga menambahkan mengenai kondisi permintaan global yang sebenarnya masih kuat.
“Hal ini terjadi seiring permintaan minyak global terus meningkat meskipun ada hal-hal negatif yang terus kita dengar di sisi permintaan persamaan tersebut,” lanjutnya.
Sentimen pasar juga terpengaruh oleh gangguan di Konsorsium Pipa Kaspia (CPC). Fasilitas yang mengangkut 1% minyak global ini melaporkan kerusakan pada satu titik tambat di terminal Novorossiysk. Hal ini sempat menghentikan operasi sementara.
Meski demikian, Chevron selaku pemegang saham CPC memberikan klarifikasi pada Minggu malam. Pemuatan minyak di Novorossiysk dipastikan masih berlanjut. Biasanya, dua tempat penambatan digunakan untuk pemuatan, sementara satu sisanya sebagai cadangan.
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...
- Rabundo Tembus Pasar Nasional, BRI Dukung UMKM Bumbu Rendang Asli Minang Naik Ke...
- Transformasi Danantara Berbuah Manis, Pendapatan Telkom (TLKM) Capai Rp75,9 Tril...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- ANTAM Catat Lonjakan Penjualan Feronikel 32% di Semester I 2026
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...