Konflik Ukraina Memanas dan Manuver OPEC, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 1%
STOCKWATCH.ID (HOUSTON) – Harga minyak mentah dunia mengawali pekan ini dengan lonjakan yang cukup signifikan. Komoditas emas hitam tersebut tercatat naik lebih dari 1% pada perdagangan hari Senin (1/...
Analis UBS, Giovanni Staunovo, menilai serangan terhadap terminal ekspor CPC mendorong harga minyak lebih tinggi. Hal ini terjadi saat Ukraina meningkatkan operasi militer di Laut Hitam. Serangan tersebut menghantam dua kapal tanker minyak yang sedang menuju Novorossiysk.
Faktor pendorong lainnya datang dari keputusan Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC). Kelompok ini beserta sekutunya memutuskan untuk membiarkan tingkat produksi tidak berubah pada kuartal pertama tahun 2026.
Sebelumnya, OPEC+ sempat menyetujui jeda kenaikan produksi pada awal November. Langkah ini diambil untuk memperlambat upaya merebut kembali pangsa pasar. Mereka khawatir akan adanya kelebihan pasokan yang membayangi.
Analis senior LSEG, Anh Pham, menyebut pasar bereaksi positif terhadap berita tersebut. Keputusan ini memberikan ketenangan bagi para pedagang.
“Untuk beberapa waktu, narasi berpusat pada banjir pasokan minyak, jadi keputusan OPEC+ untuk mempertahankan target produksinya memberikan sedikit kelegaan dan membantu menstabilkan ekspektasi pertumbuhan pasokan dalam beberapa bulan mendatang,” kata Anh Pham.
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...
- Rabundo Tembus Pasar Nasional, BRI Dukung UMKM Bumbu Rendang Asli Minang Naik Ke...
- Transformasi Danantara Berbuah Manis, Pendapatan Telkom (TLKM) Capai Rp75,9 Tril...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- ANTAM Catat Lonjakan Penjualan Feronikel 32% di Semester I 2026
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...