Laba Bersih Bank Nobu Melejit 46,30% jadi Rp481,3 Miliar pada 2025
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Nationalnobu Tbk (NOBU) atau Nobu Bank mengantongi laba bersih sebesar Rp481,3 miliar sepanjang tahun buku 2025. Angka ini melonjak 46,30% jika dibandingkan perolehan...
Di akhir Desember 2025, aset Nobu Bank menyentuh Rp41,2 triliun. Nilai ini meningkat 23,67% (yoy) dari sebelumnya Rp33,3 triliun.
Sisi pendanaan juga menunjukkan tren positif. Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp28,9 triliun, tumbuh 18,76% (yoy). Pertumbuhan DPK didorong meningkatnya jumlah pengguna layanan Nobu Go dan pengembangan fitur digital pada giro serta deposito.
Kualitas kredit NOBU tetap terjaga sangat baik. Rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) Gross berada di level rendah yakni 0,44%. Capital Adequacy Ratio (CAR) tercatat sebesar 22,29%.
Rasio profitabilitas juga menguat. Return on Asset (ROA) naik menjadi 1,67% dan Return on Equity (ROE) mencapai 13,07%. Sementara itu, Net Interest Margin (NIM) berada di level 3,59% dan rasio biaya operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) membaik ke angka 79,93%. Loan to Deposit Ratio (LDR) tercatat sebesar 83,68%.
Dari sisi ekuitas, total ekuitas Perseroan tumbuh 14,24% menjadi Rp4,17 triliun. Posisi modal ini semakin kokoh setelah Hanwha Life Insurance Co., Ltd. resmi mengakuisisi 40% saham Perseroan pada 2025. Aksi korporasi ini diharapkan membuka eksposur Perseroan pada pengembangan layanan perbankan digital dalam jangka panjang.
- 1
- 2
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- Kinerja Moncer, Laba Bersih CBDK Melonjak 225% Jadi Rp1,68 Triliun di Semester...
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Penjualan Naik Signifikan, Laba Bersih Delta Giri Wacana (DGWG) Melesat 93% di S...