Laba Indonesian Paradise (INPP) Anjlok 88% di 2025, Tertekan Beban dan Penurunan Nilai
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) mencatatkan laba tahun berjalan sebesar Rp49,82 miliar pada 2025. Angka ini merosot 88,08% dibandingkan realisasi tahun 2024 sebesa...
Kondisi ini menekan laba usaha menjadi Rp264,10 miliar, turun 24,66% dari Rp350,55 miliar pada tahun sebelumnya.
Tekanan terhadap laba semakin besar dari sisi non-operasional. Beban keuangan masih tinggi sebesar Rp149,17 miliar, meski sedikit turun dari Rp154,06 miliar. Kinerja laba juga tertekan oleh beban penurunan nilai atas goodwill sebesar Rp51,56 miliar. Padahal pada tahun sebelumnya, pos beban ini nihil.
Selain itu, bagian atas laba investasi berubah menjadi rugi Rp33,08 miliar dari sebelumnya laba Rp136,75 miliar pada 2024.
Meski terdapat peningkatan pendapatan dividen menjadi Rp97,91 miliar dari Rp70,96 miliar serta kenaikan penghasilan keuangan menjadi Rp25,08 miliar, faktor-faktor tersebut belum mampu menahan penurunan kinerja.
Akibatnya, laba sebelum pajak turun tajam menjadi Rp152,57 miliar dari Rp412,10 miliar. Selain itu, beban pajak penghasilan tercatat sebesar Rp102,75 miliar. Kondisi ini berbalik dari tahun 2024 yang mencatatkan manfaat pajak penghasilan senilai Rp5,97 miliar.
- PEFINDO Turunkan Peringkat ADHI ke idBB, Pemicunya Kupon Obligasi
- BEI Buka Opsi Revisi Target IPO 2026, Ini Respons OJK
- MBMA Siapkan Rp651,68 Miliar untuk Lunasi Sukuk Jatuh Tempo Agustus 2026
- BEI Lanjutkan Suspensi WIKA Hingga Waktu yang Belum Ditentukan, Ini Penyebabnya
- Argo Pantes Raih Kontrak Sewa Gudang Rp48,14 Miliar dari United Chemicals
- MBMA Siapkan Rp651,68 Miliar untuk Lunasi Sukuk Jatuh Tempo Agustus 2026
- Laba PGEO Naik 15,48% Jadi USD79,61 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- KB Bank Siapkan Rp1,13 Triliun untuk Lunasi Obligasi Jatuh Tempo
- PEFINDO Turunkan Peringkat ADHI ke idBB, Pemicunya Kupon Obligasi
- BEI Buka Opsi Revisi Target IPO 2026, Ini Respons OJK
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Triwulan II 2026 Diprakirakan Tetap Tumbuh Kuat, Ini...
- OJK: Pasar Modal Indonesia Mulai Masuk Fase Pemulihan di Awal Triwulan III 2026
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Kabar Duka, Komisaris Independen BRMS Kanaka Puradiredja Meninggal Dunia