Melantai di BEI, Harga Saham Sinergi Multi Lestarindo Melejit 34,86%
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Harga saham PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE) yang dicatatkan dan mulai diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (10/1/2024), hingga pukul 09.27 WIB, naik Rp61...
โSelama perjalanan 10 tahun ini, kami memulai dengan menjadi keagenan tunggal (sole distributor), dan kini memiliki kepercayaan dari lebih dari 15 perusahaan global terkemuka sebagai agen tunggal di Indonesia. Kami telah menjalin kemitraan bisnis dengan 162 mitra di lebih dari 30 negara,โ ujar Siu Min.
Sementara itu, Hary Herdiyanto, Direktur PT MNC Sekuritas, selaku Penjamin Pelaksana Emisi Efek yang terlibat dalam proses IPO, menyatakan pandangannya mengenai SMLE.
Menurut Hary, SMLE menarik karena berbagai keunggulan yang dimilikinya. Pertama, target pasar yang luas dan beragam dari berbagai sektor yang menandakan Perseroan memiliki potensi pertumbuhan yang besar. Kedua, memiliki keunikan berupa tim R&D yang inovatif yang mampu menciptakan berbagai formulasi untuk produk kosmetika, makanan, minuman, dan kimia industri, dan terbukti diterima secara luas oleh pasar selama ini, dan ketiga, SMLE menunjukkan keunggulan operasional yang tercermin dari kemampuannya mencatat pertumbuhan yang luar biasa dalam beberapa tahun terakhir dengan CAGR penjualan hampir mencapai 25% (2020-2022) dan bahkan untuk periode Juni 2023 dibandingkan dengan Juni 2022 (Q-on-Q), Perseroan mampu mencatat pertumbuhan penjualan hampir mencapai 50%.
โIni menjadi landasan keyakinan bahwa SMLE memiliki prospek bisnis yang cerah dan potensi untuk menjadi perusahaan terkemuka di Indonesia dalam industri bahan baku kimia khusus,โ ucap Hary.
Sebagai informasi, SMLE adalah pemasok bahan baku khusus yang berkembang pesat di Indonesia yang menawarkan solusi terpadu untuk industri Produk Kosmetika, Makanan dan Minuman, Kimia Industri.
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90