Membengkak 105,98%, Chandra Asri Rugi US$69,16 Juta di 2024, Ini Pemicunya!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Langkah manajemen PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) untuk memperbaiki kinerja keuangan Perseroan tampak belum membuahkan hasil positif. Buktinya, hingga akhir tahun 2024, TP...
Bacakan Artikel
Selain itu, kerugian Perseroan juga dipicu oleh peningkatan beban beban umum dan administrasi serta beban keuangan , masing-masing sebesar 40,89% ke US$59,73 juta dan 20,19% jadi US$158,47 juta pada 2024. Beban pajak penghasilan final membengkak 842,89%, jadi US$3,78 juta pada 2024.
Rekomendasi
Akumulasi penurunan pendapatan dan peningkatan beban di atas mengakibatkan emiten produsen petrokimia beraset US$5,65 miliar per Desember 2024 itu menderita rugi sebelum pajak sebesar US$91,72 juta pada 2024, meningkat sebesar 68,11% , dari US$54,56 juta pada tahun 2023.
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro