Menkeu Purbaya Bidik IHSG Tembus 10.000, OJK: Bukan Tidak Mungkin Tercapai
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyambut positif target optimistis Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. Menkeu sebelumnya memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyambut positif target optimistis Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. Menkeu sebelumnya memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu menyentuh level 10.000 pada tahun 2026.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi, menilai target tersebut sangat mungkin diraih. Syaratnya, fondasi ekonomi nasional harus tetap kokoh. Peran aktif investor lokal juga menjadi kunci keberhasilan target tersebut.
โTentunya OJK menyambut baik ya adanya optimisme penguatan Indeks Harga Saham Gabungan di level 10.000 pada tahun 2026 ya. Semangat optimisme ini perlu ya, perlu didukung oleh fundamental ekonomi Indonesia yang solid dan juga peran daripada investor domestik. Bilamana fundamental ekonomi Indonesia itu solid dan juga peran investor domestik itu meningkat, rasanya level tersebut bukan tidak mungkin untuk dapat tercapai ya,โ jelas Inarno dalam Konferensi Pers RDK Bulanan (RDKB) Desember 2025 di Jakarta, Jumat (9/1).
Optimisme ini sejalan dengan pernyataan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa pada pembukaan perdagangan bursa awal Januari 2026. Menkeu melihat sinergi kebijakan fiskal antara pemerintah dan Bank Indonesia (BI) semakin harmonis. Hal ini diyakini menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat. Pada pembukaan tahun ini, IHSG sendiri sudah bertengger di posisi 8.676,71.
Meski peluang terbuka lebar, OJK tetap memberikan catatan penting. Inarno mengingatkan para investor untuk selalu waspada. Pergerakan pasar modal tidak hanya bergantung pada faktor internal dalam negeri. Kondisi ekonomi global turut memberikan pengaruh besar terhadap fluktuasi indeks.
- BEI Beberkan Pipeline Terbaru!
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- JakOne Mobile Berjaya, Bank Jakarta Sabet Penghargaan Digital Excellence Awards...
- Penjualan ICBP Capai Rp41,86 Triliun, Kenapa Laba Bersih Justru Susut 33% di Sem...
- Penjualan Indofood Tembus Rp65,53 Triliun, Tapi Laba Bersih Turun Gara-Gara Ini
- BEI Beberkan Pipeline Terbaru!
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- Simak Top 5 Net Foreign Buy Sepekan: BBCA Jadi Incaran Investor Asing, TPIA Pimp...
- Wall Street Bangkit, Lonjakan Saham Microsoft Akhiri Tren Negatif Nasdaq
- Shell Cetak Laba USD 9,8 Miliar, Bursa Saham Eropa Melaju di Tengah Konflik AS-I...