Minyak Dunia Ngamuk Lagi! Dua Faktor Ini Bikin Harga Nggak Mau Turun
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) โ Harga minyak mentah menguat pada penutupan perdagangan Selasa (8/7/2025) waktu setempat atau Rabu pagi (9/7/2025) WIB. Kenaikan ini membuat harga minyak bertahan mendekati le...
Keputusan ini menghapus hampir seluruh pemangkasan sukarela sebesar 2,2 juta barel per hari yang diberlakukan sejak 2023.
โOPEC+ sedang melonggarkan pemangkasan produksi sukarela, tapi kekurangan pasokan solar dan serangan Houthi terhadap kapal kargo masih mendukung harga,โ kata Janiv Shah, analis dari Rystad Energy.
Analis HSBC memperingatkan, ketika permintaan musiman menurun, peningkatan ekspor dari OPEC+ bisa memberi tekanan pada harga.
Commerzbank memperkirakan harga minyak Brent bisa turun ke US$65 per barel saat kelebihan pasokan mulai terjadi pada musim gugur.
Sementara itu, data inventori minyak Amerika Serikat masih ditunggu pasar. American Petroleum Institute (API) dan Energy Information Administration (EIA) dijadwalkan merilis data masing-masing pada Selasa dan Rabu waktu setempat.
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...