Minyak Dunia Tertekan, Harga Longsor Lagi
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Harga minyak dunia kembali turun pada penutupan perdagangan Jumat (7/6/2024) waktu setempat atau Sabtu pagi (8/6/2024) WIB. Harga komoditas ini mencatat penurunan mingguan ke...
Peningkatan produksi OPEC+ akan dimulai saat kilang-kilang menjalani pemeliharaan musim gugur dan akan bertambah ketika permintaan biasanya melemah menjelang musim dingin.
Namun, analis pasar minyak menilai penurunan harga minggu ini sebagai reaksi berlebihan. Mereka mencatat bahwa peningkatan produksi OPEC+ baru akan dimulai pada Oktober. Sementara itu, keseimbangan minyak seharusnya mengencang karena pemotongan tetap berlaku selama musim panas saat permintaan biasanya meningkat.
JPMorgan dan Barclays mengatakan pertumbuhan permintaan minyak tetap sehat. Analis di JPMorgan, Deutsche Bank, dan RBC Capital Markets juga menyatakan bahwa OPEC+ kemungkinan akan menghentikan peningkatan produksi jika pasar memburuk secara signifikan dan tidak dapat menyerap barel tambahan.
- 1
- 2
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...
- Rabundo Tembus Pasar Nasional, BRI Dukung UMKM Bumbu Rendang Asli Minang Naik Ke...
- Transformasi Danantara Berbuah Manis, Pendapatan Telkom (TLKM) Capai Rp75,9 Tril...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- ANTAM Catat Lonjakan Penjualan Feronikel 32% di Semester I 2026
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)