Mustika Ratu Gandeng Sugi Holdings Kembangkan Produk dan Perluas Pasar
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) menggandeng Sugi Holdings Co, Ltd, Jepang untuk bekerjasama dalam pembuatan dan penjualan berbagai jenis produk termasuk kosmetik, obat-obatan herb...
Mustika Ratu (MRAT) memproduksi dan memperdagangkan kosmetik, perawatan tubuh, minuman kesehatan herbal dan tradisional. Dimulai pada tahun 1975 oleh Mooryati Soedibyo yang membuat jamu dan kosmetik di garasi rumahnya untuk teman dan kerabat. Dengan pertumbuhannya, operasi komersialnya dimulai 3 tahun kemudian. Pada tahun 1981 mulai mengoperasikan pabrik yang berlokasi di Jakarta Timur. MRAT melakukan IPO pada tahun 1995. Perseroan terus mengembangkan produknya untuk dipasarkan di dalam dan luar negeri.
Pada Januari-September 2023, MRAT membukukan laba bersih sebesar Rp83,46 juta. Pada periode sama tahun 2022, Perseroan menderita kerugianย Rp17,85 miliar. Penjualan bersih MRAT mencapai Rp222,08 miliar pada Januari-September 2023, naik 1, 9%ย dari Rp217,93 miliar pada Januari-September 2022. (konrad)
- BEI Tunjuk Maybank Sekuritas Jadi Liquidity Provider 20 Waran Terstruktur, Berla...
- TAPG Tebar Dividen Rp1,19 Triliun, KISI Sesuaikan Harga Pelaksanaan Dua Waran Te...
- Direktur TSPC Akumulasi 99.900 Saham, Kepemilikan Winny Hardono Bertambah
- FORE Buka Peluang Bagi Dividen Tahun Depan, Tunggu Saldo Laba Positif
- Bidik 30 Gerai Fore Donut Tahun Ini, FORE Kebut Pembangunan Pabrik Frozen Dough...
- MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidik...
- MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan
- TransNusa Buka Rute Baru Lampung ke Kuala Lumpur dan Jakarta Mulai Agustus 2026
- BEI Tunjuk Maybank Sekuritas Jadi Liquidity Provider 20 Waran Terstruktur, Berla...
- TAPG Tebar Dividen Rp1,19 Triliun, KISI Sesuaikan Harga Pelaksanaan Dua Waran Te...
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...