BEI Tunjuk Maybank Sekuritas Jadi Liquidity Provider 20 Waran Terstruktur, Berlaku 11 Agustus 2026
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memberikan persetujuan kepada PT Maybank Sekuritas Indonesia sebagai Liquidity Provider untuk penerbitan 20 waran terstruktur. Persetujuan tersebut berlaku efektif mulai 11 Agustus 2026.
Keputusan itu tertuang dalam Pengumuman BEI Nomor Peng-00064/BEI.ANG/08-2026 yang diterbitkan di Jakarta pada Rabu, 5 Agustus 2026.
Dalam pengumuman tersebut, BEI menyatakan PT Maybank Sekuritas Indonesia menjadi Liquidity Provider atas penerbitan waran terstruktur dengan kode AMMNZPCK7A, AMRTZPCK7A, ANTMZPCK7A, BKSLZPCK7A, CBDKZPCK7A, CMRYZPCK7A, GGRMZPCK7A, INDYZPCK7A, INKPZPCK7A, JSMRZPCK7A, KLBFZPCK7A, MAPAZPCK7A, MBMAZPCK7A, MIKAZPCK7A, PANIZPCK7A, PTROZPCK7A, RATUZPCK7A, SMGRZPCK7A, TOWRZPCK7A, dan TPIAZPCK7A. Persetujuan tersebut berlaku mulai 11 Agustus 2026.
Pengumuman itu ditandatangani oleh Direktur PT Bursa Efek Indonesia Irvan Susandy dan Direktur PT Bursa Efek Indonesia Saidu Solihin pada 5 Agustus 2026 di Jakarta.
Salinan pengumuman tersebut juga disampaikan kepada sejumlah pihak, antara lain pejabat Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Direksi PT Maybank Sekuritas Indonesia, PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), serta Dewan Komisaris PT Bursa Efek Indonesia.
- Prabowo Targetkan Bangun 100 GW PLTS, Hemat Biaya Listrik Rp73,9 Triliun per Tah...
- Tingkatkan Kualitas SDM, BNI Perkuat Tata Kelola Lewat LSP dan Sertifikasi ISO
- Direktur WINS Sugiman Layanto Borong 5,99 Juta Saham, Ini Tujuannya
- Sinergi dengan Danantara, Telkom Bidik Pertumbuhan Bisnis Enterprise hingga 30%
- Prabowo Umumkan Jakarta dan Bali Jadi Lokasi PFII, Buka Opsi Daerah Lain
- Direktur WINS Sugiman Layanto Borong 5,99 Juta Saham, Ini Tujuannya
- Sinergi dengan Danantara, Telkom Bidik Pertumbuhan Bisnis Enterprise hingga 30%
- Samuel Sekuritas Tambah Saham BKSL Lewat Repo Senilai Rp63,42 Miliar
- Prabowo Targetkan Bangun 100 GW PLTS, Hemat Biaya Listrik Rp73,9 Triliun per Tah...
- Tingkatkan Kualitas SDM, BNI Perkuat Tata Kelola Lewat LSP dan Sertifikasi ISO