OJK Targetkan Pasar Modal RI Bertahan di Kategori Emerging Market MSCI
STOCKWATCH.ID, JAKARTA โ Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan pasar modal Indonesia tetap bertahan dalam kategori Emerging Market pada indeks MSCI. Langkah ini menjadi fokus utama di tengah period...
OJK telah menuntaskan beberapa poin krusial per Maret lalu. Salah satunya terkait transparansi kepemilikan saham di atas 1%. OJK juga merilis daftar saham yang masuk kategori High Shareholder Concentration (HSC) pada awal April.
Terdapat sembilan saham yang masuk dalam kategori HSC tersebut. MSCI memberikan respons positif terhadap keterbukaan informasi ini. Data tersebut menjadi pertimbangan mereka untuk mengecualikan saham tertentu dari perhitungan indeks.
Selain itu, klasifikasi tipe investor kini diperluas secara detail. Kategori investor bertambah dari 9 menjadi 39 klasifikasi. Pembedaan ini memudahkan penyedia indeks memilah definisi free float secara akurat.
OJK juga berencana meningkatkan batas minimum free float emiten. Targetnya naik secara bertahap dari 7,5% menjadi 15%. Kebijakan ini bertujuan meningkatkan likuiditas bursa nasional.
Fase berikutnya adalah evaluasi rutin MSCIย pada 12 Meiย mendatang. Proses ini mencakup rebalancing dan perhitungan indeks setiap tiga bulan. OJK berharap hasil pemanfaatan data reformasi mulai terlihat pada periode tersebut.
Selanjutnya, evaluasi pengklasifikasian pasar akan dilakukan pada Juni mendatang. Indonesia menargetkan tetap berada dalam kategori Emerging Market. Target ini sejalan dengan kondisi pasar saat ini dan perbaikan integritas yang sedang berjalan.
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...