Protes Harga MTO TCID, Investor Minoritas Surati Manajemen hingga OJK dan BEI

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)  – Pemegang saham minoritas PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) melayangkan keberatan resmi terkait rencana Mandatory Tender Offer (MTO) perseroan. Mereka menilai penetapan harga MT...

Protes Harga MTO TCID, Investor Minoritas Surati Manajemen hingga OJK dan BEI
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)  – Pemegang saham minoritas PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) melayangkan keberatan resmi terkait rencana Mandatory Tender Offer (MTO) perseroan. Mereka menilai penetapan harga MTO tersebut tidak wajar dan terdistorsi oleh lonjakan beban keuangan yang mencurigakan.

Johan, selaku perwakilan pemegang saham minoritas, mengirimkan surat permohonan klarifikasi kepada Corporate Secretary PT Mandom Indonesia Tbk, Alia Dewi. Ia menyoroti adanya anomali material dalam laporan keuangan perseroan pada periode 2023 hingga 2025.

Berdasarkan data yang dihimpun, muncul pos beban jasa profesional yang sebelumnya tidak pernah ada pada periode 2016 hingga 2022. Nilai beban ini melonjak sangat tajam dalam waktu singkat.

Pada 2023, beban jasa profesional tercatat sebesar Rp 2,2 miliar. Angka ini meningkat menjadi Rp 37,7 miliar pada 2024. Puncaknya, pada 2025, beban tersebut melonjak drastis mencapai Rp 93,37 miliar.

"Lonjakan tersebut mencerminkan peningkatan hampir 4150% dalam periode yang relatif singkat," tulis Johan dalam surat keberatannya yang dikirimkan pada Senin (27/4/2026).

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: