PANI Patok Harga Right Issue Rp12.975 per Saham, Raup Dana Jumbo Rp15,7 Triliun
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) atau disebut PIK 2, akan melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) III dengan menerbitkan sebanyak 1.2...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) atau disebut PIK 2, akan melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) III dengan menerbitkan sebanyak 1.212.524.098 lembar saham bernominal Rp100 per unit. Jumlah tersebut sekitar 6,69% dari modal ditempatkan dan disetor Perseroan setelah PMHMETD tersebut.
Berdasarkan prospektus tambahan rencana penambahan modal atau PMHMETD III yang disampaikan Manajemen PANI ke BEI, Senin 1 Desember 2025 terungkap, harga pelaksanaan right issue ditetapkan sebesar Rp12.975 per lembar. Dengan demikian, Perseroan akan mengantongi dana sebesar Rp15,7 triliun.
Setiap pemegang 50.831 Saham Lama yang namanya tercatat dalam DPS pada tanggal 10 Desember 2025 pukul 16.00 WIB berhak atas 3.646 HMETD, dimana setiap 1 (satu) HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak 1 Saham Baru dengan harga sebesar Pelaksanaan Rp12.975 per lembar.
PT Multi Artha Pratama (MAP) sebagai pemegang saham utama Perseroan yang memiliki 87,78% saham dari jumlah modal ditempatkan dan disetor dalam Perseroan, berdasarkan Surat Pernyataan MAP tanggal 26 November 2025, MAP menyatakan berkomitmen serta telah memiliki dana yang cukup untuk melaksanakan sebanyak 385.356.454 HMETD yang merupakan 36,21% dari keseluruhan HMETD yang menjadi hak MAP.
Apabila Saham Baru yang ditawarkan dalam PMHMETD III ini tidak seluruhnya diambil oleh pemegang SBHMETD, maka sisanya akan dialokasikan kepada pemegang saham lainnya yang melakukan pemesanan lebih besar dari haknya secara proporsional berdasarkan atas jumlah HMETD yang telah dilaksanakan. Termasuk kepada PT MAP yang, berdasarkan Surat Pernyataan MAP tanggal 26 November 2025 berkomitmen untuk melakukan pemesanan lebih sebanyak 450.327.553 saham baru.
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)