PANI Siap Gelar Rights Issue Jumbo, Incar Dana Segar untuk Perkuat Bisnis Properti
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) berencana menggelar Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) III atau right issue. Perseroan akan menerbitkan m...
RUPSLB terkait rights issue ini dijadwalkan berlangsung pada 9 Oktober 2025. Sesuai ketentuan Pasal 8 ayat (3) POJK No. 32/2015, jangka waktu antara tanggal persetujuan RUPSLB dan efektifnya pernyataan pendaftaran tidak boleh lebih dari 12 bulan.
Dana segar hasil rights issue akan dipakai untuk memperkuat bisnis perseroan. Sebagian akan digunakan untuk menambah kepemilikan saham di PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (BKS) hingga 44,10% melalui pembelian saham dari PT Agung Sedayu dan PT Tunas Mekar Jaya.
Sisanya akan dialokasikan untuk penyertaan saham baru di anak usaha lain, yakni PT Cahaya Inti Sentosa, PT Karunia Utama Selaras, dan PT Panorama Eka Tunggal. Rencana penggunaan dana ini akan dijelaskan lebih rinci dalam prospektus resmi.
Manajemen menilai aksi korporasi ini akan memberikan dampak positif besar bagi perseroan. Struktur modal akan semakin kuat, aset meningkat, dan ekspansi bisnis lebih leluasa.
“Dengan modal yang lebih kuat, perseroan memiliki fleksibilitas lebih baik dalam merealisasikan rencana strategis, mempercepat pengembangan proyek, serta meningkatkan daya saing di industri properti nasional,” jelas manajemen.
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- TBIG Bukukan Pendapatan Rp3,46 Triliun pada Semester I 2026, Tambah 2.023 Penyew...