PANI Jual Lahan Seluas 1,38 Hektar di Tangerang, Segini Harganya!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) mengungkapkan telah menjual lahan seluas 1,38 hektar melalui anak usahanya, PT Mega Andalan Sukses (MAS). Lahan ini dijual kep...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) mengungkapkan telah menjual lahan seluas 1,38 hektar melalui anak usahanya, PT Mega Andalan Sukses (MAS). Lahan ini dijual kepada Yayasan Buddha Tzu Chi Wiyata Indonesia pada 19 Desember 2024.
Luas lahan yang dijual mencapai 13.790 meter persegi dengan status Hak Guna Bangunan (HGB). Lokasinya berada di Desa Tanjung Burung, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, Banten.
Dalam keterbukaan informasi, Selasa (24/12/2024), Direksi PANI menjelaskan nilai transaksi tersebut mencapai Rp62,12 miliar. Lahan ini direncanakan akan digunakan untuk pembangunan fasilitas pendidikan di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2.
Direksi PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) menyatakan bahwa transaksi antara PT Mega Andalan Sukses (MAS) dan Yayasan Buddha Tzu Chi Wiyata Indonesia merupakan transaksi afiliasi. Hal ini karena kedua pihak memiliki manajemen kunci yang sama.
Presiden Direktur PANI, Sugianto Kusuma, juga menjabat sebagai Ketua Pembina Yayasan Buddha Tzu Chi Wiyata Indonesia. Selain itu, 55,89% saham MAS dimiliki oleh PT Bangun Kosambi Sukses (BKS), yang 51% sahamnya dikuasai oleh PANI.
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidik...
- MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan
- TransNusa Buka Rute Baru Lampung ke Kuala Lumpur dan Jakarta Mulai Agustus 2026
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- TBIG Bukukan Pendapatan Rp3,46 Triliun pada Semester I 2026, Tambah 2.023 Penyew...