Pasang Harga Rp 268 - Rp 278 per Saham, Bersama Mencapai Puncak Incar Dana IPO Hingga Rp62,55 Miliar
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK) akan mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui mekanisme penawaran umum perdana atau intial public offering (IPO) pada 2 -...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK) akan mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui mekanisme penawaran umum perdana atau intial public offering (IPO) pada 2 - 12 Februari 2024.
Dalam aksi korporasi ini, calon emiten yang mengelola rumah makan, kemitraan rumah makan, serta perdagangan bahan baku melepas sebanyak 225 juta saham kepada publik. Adapun saham dengan nilai nominal Rp50 per unit yang ditawarkan tersebut mencapai 20% dari modal disetor BAIK setelah IPO saham.
Berdasarkan prospektus rencana penawaran umum perdana saham Perseroan dikutip dari laman BEI, Jumat (19/1/2024), selama penawaran awal yang dimulai pada 19 - 24 Januari 2024, manajemen BAIK memasang harga IPO antara Rp 268 - Rp 278 per unit. Dari aksi korporasi ini, Perusahaan yang berada di sektor consumer cyclicals tersebut akan memperoleh tambahan modal berkisar Rp60,3 miliar hingga Rp62,55 miliar.
Perseroan juga secara bersamaan menerbitkan sebanyak 225 juta waran seri I dengan harga pelaksanaan Rp400 per unit. Itu sebesar 25,00% dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh pada saat pernyataan pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum Saham Perdana ini disampaikan. Waran Seri I diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi para pemegang Saham Yang Ditawarkan pada Tanggal Penjatahan. Setiap pemegang 1 Saham Yang Ditawarkan berhak memperoleh 1 Waran Seri I, di mana setiap 1 Waran Seri I memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 saham Perseroan.
Jika pemegang waran seri I melaksanakan haknya, BAIK nantinya akan mendapatkan tambahan modal maksimal sebesar Rp90 miliar.
- BEI Soroti Lonjakan Saham KOTA 36,80%, Manajemen Buka Suara
- IHSG Pagi Ini Hijau, Sebanyak 294 Emiten Menguat, Ada AMMN, TPIA dan DEWA
- Harga Naik Tak Wajar, Saham GIAA dan DWGL Masuk Radar UMA BEI
- IHSG Waspada Koreksi, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari Ini
- PALM Siap Lunasi Obligasi Jatuh Tempo pada September 2026
- BEI Soroti Lonjakan Saham KOTA 36,80%, Manajemen Buka Suara
- IHSG Pagi Ini Hijau, Sebanyak 294 Emiten Menguat, Ada AMMN, TPIA dan DEWA
- Harga Naik Tak Wajar, Saham GIAA dan DWGL Masuk Radar UMA BEI
- IHSG Waspada Koreksi, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari Ini
- PALM Siap Lunasi Obligasi Jatuh Tempo pada September 2026
- Prajogo Pangestu Borong 51,7 Juta Saham CUAN, Rogoh Kocek Rp36,68 Miliar
- Usai Terbang Tinggi, BEI Akhirnya Cabut Suspensi Saham Ini Mulai Sesi Pertama
- Harga Minyak Global Lanjutkan Tren Penguatan, Selat Hormuz Masih Terkunci Syarat...
- Karya Pacific Investama Borong 3,08 Miliar Saham IATA Senilai Rp230,35 Miliar
- Wall Street Memerah, Saham Teknologi Rontok Saat Ketegangan Selat Hormuz Meningk...