Pelemahan Dolar AS Bikin Harga Minyak Dunia Semakin Perkasa
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Harga minyak dunia berakhir perkasa pada penutupan perdagangan Kamis (15/2/2024) waktu setempat atau Jumat pagi (16/2/2024) WIB. Menguatnya harga komoditas tersebut didorong...
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Harga minyak dunia berakhir perkasa pada penutupan perdagangan Kamis (15/2/2024) waktu setempat atau Jumat pagi (16/2/2024) WIB. Menguatnya harga komoditas tersebut didorong oleh pelemahan dolar Amerika Serikat (AS).
Mengutip CNBC International, harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Maret 2024 ditutup naik sebesar US$1,39 atau 1,81%, menjadi US$78,03 per barel, di New York Mercantile Exchange.
Adapun harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman April 2024 berakhir US$82,86 per barel, naik sebesar US$1,26 atau 1,54% di London ICE Futures Exchange.
Pelemahan dolar AS terjadi usai data terbaru menunjukkan penjualan ritel di Negeri Paman Sam pada bulan Januari turun lebih dari yang diperkirakan. Indeks dolar AS lebih rendah sebesar 0,3%. Ini membuat komoditas yang diperdagangkan dalam mata uang tersebut menjadi lebih murah bagi pemilik dana dalam mata uang lain.
Harga minyak sempat turun sekitar 1% pada sesi perdagangan sebelumnya. Ini terjadi setelah International Energy Agency (IEA) yang berbasis di Paris memperkirakan permintaan akan tumbuh sebesar 1,2 juta barel per hari tahun ini. Angka tersebut, turun hampir 50% dari pertumbuhan sebesar 2,3 juta barel per hari pada tahun 2023. Analis mengatakan penurunan sebelumnya dalam sesi perdagangan ini adalah "reaksi spontan" terhadap laporan IEA.
- Verah Wahyudi Jual 2,5 Juta Saham TAMA, Porsi Kepemilikan Turun
- RUPSLB Millennium Pharmacon (SDPC) Rombak Direksi dan Komisaris
- Laba Bersih AVIA Tembus Rp938 Miliar, Naik 20,7% pada Semester I 2026
- Tunggal Jaya Investama Borong 1,6 Juta Saham IMPC di Atas Harga Pasar
- Mayoritas Bursa Saham Asia Parkir di Zona Merah, Nikkei Anjlok 2,5%
- Stock Futures Wall Street Flat, Harga Minyak dan Yield Treasury Bayangi Pasar
- Harga Emas Dunia Kembali Melambung, Ini Faktor Makro Pemicunya
- Perjanjian Damai AS-Iran Berakhir, Harga Minyak Dunia Melonjak
- Verah Wahyudi Jual 2,5 Juta Saham TAMA, Porsi Kepemilikan Turun
- RUPSLB Millennium Pharmacon (SDPC) Rombak Direksi dan Komisaris
- Harga Emas Dunia Kembali Melambung, Ini Faktor Makro Pemicunya
- Trump Ancam Bom Oman dan Selat Hormuz Lumpuh, Bursa Saham Eropa Kompak Memerah
- Laba Bersih Emiten Migas Grup Bakrie (ENRG) Melesat 27% Jadi USD45,23 Juta di Se...
- Perjanjian Damai AS-Iran Berakhir, Harga Minyak Dunia Melonjak
- Tensi Timur Tengah Memanas, Indeks Dow Jones Terkoreksi 270 Poin