spot_img

Wall Street Kompak Menguat, Dipicu Pelemahan Penjualan Ritel AS

STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Bursa Saham Wall Street kompak menguat pada penutupan perdagangan Kamis (15/2/2024) waktu setempat atau Jumat pagi (16/2/2024). Melejitnya Bursa Saham Amerika Serikat (AS) tersebut terutama dipicu oleh pelemahan penjualan ritel di Negeri Paman Sam yang melampaui ekspektasi.

Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) di Bursa Efek New York, AS ditutup mendaki sebesar 348.9 poin, atau sekitar 0,91%, menjadi 38.773,12. Demikian pula dengan indeks S&P 500 (SPX), mengalami kenaikan sebesar 29,1 poin, atau sekitar 0,58%, menjadi 5.029,73.  Setali tiga uang, indeks komposit Nasdaq (IXIC), juga menguat sebesar 47,03 poin, atau sekitar 0,30%, menjadi 15.906,17.

Laporan dari Departemen Perdagangan AS menunjukkan bahwa penjualan ritel AS turun sebesar 0,8% pada bulan Januari. Ini terutama dipengaruhi oleh penurunan penjualan mobil dan bahan bakar minyak (BBM). Hal tersebut mencuatkan harapan bahwa Federal Reserve (The Fed) bisa segera melakukan pemangkasan suku bunga.

Menurut instrumen FedWatch CME Group, peluang terjadinya pemangkasan suku bunga The Fed sebesar 25 basis poin pada bulan Mei mencapai 40%. Adapun peluangnya pada bulan Juni sebesar 79%.

Data yang dirilis oleh Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan bahwa jumlah klaim awal tunjangan pengangguran mencapai 212.000 pada pekan yang berakhir pada 10 Februari, lebih rendah dari ekspektasi sebesar 212.000.

Di sektor saham, saham Alphabet, perusahaan induk Google, mengalami penurunan sebesar 2,17% setelah perusahaan investasi Third Point melepas seluruh saham Alphabet yang dimilikinya. Sedangkan saham perusahaan teknologi Apple turun 0,1% pasca Berkshire Hathaway memangkas jumlah saham Apple yang dimilikinya. Sementara itu, Soros Fund Management menjual seluruh saham Apple yang dimilikinya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidikan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)  – Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan...

MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Mahkamah Konstitusi (MK) mulai memeriksa gugatan...

TransNusa Buka Rute Baru Lampung ke Kuala Lumpur dan Jakarta Mulai Agustus 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT TransNusa Aviation Mandiri (TransNusa) memperluas...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru