Peluang Resesi 2026 Melonjak ke 32%, Bursa Saham Asia Kompak Berguguran

STOCKWATCH.ID (HONG KONG) โ€“ Bursa saham Asia-Pasifik ditutup melemah pada perdagangan Jumat (13/3/2026). Investor mengantisipasi dampak konflik berkepanjangan di Timur Tengah. Ketegangan ini memicu lo...

Peluang Resesi 2026 Melonjak ke 32%, Bursa Saham Asia Kompak Berguguran
Bacakan Artikel

Harga minyak mentah Brent melonjak 9,22% ke level USD 100,46 per barel pada Kamis. Ini merupakan penutupan di atas level USD 100 untuk pertama kalinya sejak Agustus 2022. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS juga naik 9,72% menjadi USD 95,73 per barel.

Rob Thummel, Senior Portfolio Manager di Tortoise Capital, memberikan pandangannya. Ia memperkirakan harga minyak akan melandai pada akhir tahun seiring normalisasi pasokan di Selat Hormuz.

โ€œPada bulan Desember, pasokan [minyak] itu akan lebih baik, akan lebih tinggi jadi jika Anda bisa sampai di bulan Desember, Anda akan bisa membeli minyak jauh lebih murah,โ€ ujar Thummel kepada CNBC.

Presiden AS Donald Trump mencoba meredam kekhawatiran pasar. Ia menyatakan AS sebagai produsen minyak terbesar dunia akan diuntungkan oleh kenaikan harga tersebut. Fokus utama Trump saat ini adalah menghalangi Iran memiliki senjata nuklir.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent memberikan kebijakan baru. AS mengizinkan pembelian minyak mentah Rusia yang dikenai sanksi namun sudah berada di laut. Langkah ini bertujuan menstabilkan pasar energi dunia.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: