Peluang Resesi 2026 Melonjak ke 32%, Bursa Saham Asia Kompak Berguguran
STOCKWATCH.ID (HONG KONG) โ Bursa saham Asia-Pasifik ditutup melemah pada perdagangan Jumat (13/3/2026). Investor mengantisipasi dampak konflik berkepanjangan di Timur Tengah. Ketegangan ini memicu lo...
Bessent menilai lonjakan harga minyak saat ini tidak akan berlangsung lama. Ia memberikan label khusus terhadap fenomena kenaikan harga tersebut.ย โGangguan sementara,โ tegas Bessent.
Pasar prediksi Kalshi menunjukkan peningkatan taruhan resesi ekonomi AS pada 2026. Peluang terjadinya resesi kini naik ke level 32%. Angka ini merupakan posisi tertinggi sepanjang tahun ini.
Pelaku pasar kini menanti data inflasi utama AS. Indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) dijadwalkan rilis pada Jumat waktu setempat. Para ekonom memprediksi inflasi inti akan meningkat menjadi 3,1%.
- ACES Bukukan Laba Rp390,3 Miliar pada Semester I 2026, Ekspansi AZKO Capai 276 G...
- Direktur ISAT Irsyad Sahroni Borong 1 Juta Saham Senilai Rp1,92 Miliar
- Hasil Investasi Maximus Insurance Tertekan Volatilitas Pasar di Semester I 2026
- IHSG Pagi Ini Naik 21,717 Poin, Mayoritas Saham Menghijau
- NIRO Bakal Lepas Salah Satu Lini Usaha Entitas Anak, Ini Tujuannya
- Wall Street Melaju Kencang, Dow Jones Cetak Rekor Usai Trump Batal Serang Iran
- Diplomasi Trump ke Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 4,5%, Bursa Saham Eropa Parkir...
- Bursa Saham Asia Pasifik Bervariasi, Indeks Kospi Anjlok 5% Usai Cetak Rekor
- ACES Bukukan Laba Rp390,3 Miliar pada Semester I 2026, Ekspansi AZKO Capai 276 G...
- Direktur ISAT Irsyad Sahroni Borong 1 Juta Saham Senilai Rp1,92 Miliar
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Diplomasi Trump ke Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 4,5%, Bursa Saham Eropa Parkir...
- Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Trump Batalkan Serangan ke Iran
- Stock Futures Wall Street Naik Tipis Usai Dow Jones Cetak Rekor Tertinggi