Penjualan Tembus Rp2,42 Triliun, Laba BISI Tumbuh 37,36% pada 2022
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Sepanjang 2022, PT Bisi International Tbk (BISI) berhasil membukukan laba bersih Rp523,09 miliar atau tumbuh 37,36% jika dibandingkan sebesar Rp380,81 miliar pada 2021. Me...
Bacakan Artikel
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Sepanjang 2022, PT Bisi International Tbk (BISI) berhasil membukukan laba bersih Rp523,09 miliar atau tumbuh 37,36% jika dibandingkan sebesar Rp380,81 miliar pada 2021.
Menurut laporan keuangan yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Minggu (9/4), pada 2022, total penjualan BISI mencapai Rp2,42 triliun, naik 19,8% dibanding Rp2,02 triliun pada 2021.
Seiring dengan kenaikan penjualan, jumlah beban pokok penjualan juga meningkat 15,7% menjadi Rp1,4 triliun. Meski begitu, laba BISI sepanjang tahun 2022 meningkat sekitar 26% menjadi Rp1,02 triliun.
Sementara itu, laba usaha BISI pada 2022 tercatat Rp616,25 miliar, naik sekitar 34%. Adapun laba sebelum pajak penghasilan sebesar Rp644,89 miliar pada 2022, naik 35,09% dari tahun 2021.
Laba tahun berjalan yang dicatatkan BISI mencapai Rp523,24 miliar pada 2022, meningkat hingga 37,34% dari tahun 2021. Sedangkan, besaran laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp523,09 miliar pada 2022, tumbuh 37,36% dari tahun 2021.
Per 31 Desember 2022, BISI mampu menekan jumlah liabilitas sebesar 10,87% menjadi Rp360,23 miliar. Sementara total ekuitas hingga akhir Desember 2022 meningkat 11,72% menjadi Rp3,05 triliun.
Baca Juga
- Tirta Orisa Yasa Divestasi 250 Juta Saham BUVA, Kantongi Rp250 Miliar
- Ida Ayu Somawati Borong 222,4 Ribu Saham WINE, Kepemilikan Bertambah
- FORE Bidik Pendapatan Naik 50% dan Laba Bersih 70% pada 2026, Tambah 80 Gerai da...
- BEI Buka Sementara Suspensi Saham EDGE untuk Crossing Buyback Go Private
- Satgas PASTI Hentikan 1.220 Entitas Keuangan Ilegal hingga Juli 2026, Dana Korba...
- MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidik...
- MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan
- TransNusa Buka Rute Baru Lampung ke Kuala Lumpur dan Jakarta Mulai Agustus 2026
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...