Per September 2022, Laba Eastparc Hotel Tumbuh 312%
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Eastparc Hotel Tbk (EAST) melaba Rp19,99 miliar (Rp4,85 per saham) pada Januari-September 2022, tumbuh 312,44% jika dibandingkan Rp4,84 miliar (Rp1,17 per saham) pada peri...
Bacakan Artikel
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Eastparc Hotel Tbk (EAST) melaba Rp19,99 miliar (Rp4,85 per saham) pada Januari-September 2022, tumbuh 312,44% jika dibandingkan Rp4,84 miliar (Rp1,17 per saham) pada periode yang sama 2021.
Berdasarkan laporan keuangan September 2022 yang dipublikasikan Senin (10/10), pendapatan bersih emiten perhotelan beraset Rp267,76 miliar per September 2022 itu meningkat 98,87% menjadi Rp60,39 miliar pada Januari-September 2022, dari Rp30,36 miliar pada Januari-September 2021.
Seiring pendapatan, beban pokok pendapatan (BPP) EAST juga naik 64,59% jadi Rp16,32 miliar pada Januari-September 2022, dari Rp9,9 miliar pada Januari-September 2021. Namun, laba kotor EAST meningkat 115,49% jadi Rp44,07 miliar pada Januari-September 2022, dari Rp20,45 miliar pada Januari-September 2021.
Setelah dikurangi beban usaha, emiten jasa perhotelan itu membukukan laba usaha sebesar Rp24,44 miliar pada Januari-September 2022, melonjak 308,25% jika dibandingkan Rp5,98 miliar pada Januari-September 2021.
Baca Juga
- Komisaris AKPI Henry Liem Kurangi Kepemilikan Usai Jual 652 Ribu Saham
- IHSG Sesi I Menguat 0,69%, 436 Saham Berada di Zona Hijau
- Disorot BEI Soal Volatilitas Saham, Ini Jawaban Resmi Manajemen MAIN
- Direktur TOTL Jual 750 Ribu Saham di Harga Rp1.160, Porsi Kepemilikan Susut
- Panorama (PANR) Bukukan Pendapatan Rp2 Triliun di Semester I 2026, Naik 16%
- MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidik...
- MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan
- TransNusa Buka Rute Baru Lampung ke Kuala Lumpur dan Jakarta Mulai Agustus 2026
- Komisaris AKPI Henry Liem Kurangi Kepemilikan Usai Jual 652 Ribu Saham
- IHSG Sesi I Menguat 0,69%, 436 Saham Berada di Zona Hijau
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...