Perang Iran Meluas ke Ladang Gas, Bursa Saham Eropa Terperosok 2,4%

STOCKWATCH.ID (LONDON) โ€“ Bursa saham Eropa ditutup melemah pada akhir perdagangan Kamis (19/3/2026) waktu setempat. Pergerakan ini dipicu oleh eskalasi perang Iran yang semakin intensif. Investor juga...

Perang Iran Meluas ke Ladang Gas, Bursa Saham Eropa Terperosok 2,4%
Bacakan Artikel

Ketegangan geopolitik meningkat setelah Israel menyerang ladang gas South Pars di Iran. Teheran membalas dengan serangan rudal ke terminal gas alam cair Ras Laffan di Qatar. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberikan peringatan keras atas insiden ini.

Trump mengancam akan mengambil tindakan militer jika Iran terus menargetkan fasilitas energi Qatar. Amerika Serikat disebut akan "meledakkan seluruh Ladang Gas South Pars secara besar-besaran." Pernyataan ini membuat harga minyak kembali melambung tinggi.

Bank sentral di Eropa juga mengumumkan kebijakan moneter terbaru pada Kamis ini. Konflik Iran kini mendominasi pandangan para pembuat kebijakan terkait pertumbuhan dan inflasi. Bank Sentral Eropa (ECB) memutuskan untuk tidak mengubah suku bunga utamanya.

Bank of England (BoE) tetap mempertahankan suku bunga pada level 3,75%. Keputusan ini diambil secara bulat oleh sembilan anggota komite kebijakan moneter. Riksbank Swedia menjaga suku bunga di level 1,75%, sedangkan Bank Nasional Swiss bertahan di posisi 0,0%.

Imbal hasil (yield) obligasi pemerintah Inggris bertenor 10 tahun naik menjadi 4,875% setelah keputusan BoE. Yield obligasi 2 tahun juga melonjak 37 basis poin ke level 4,478%. Tren kenaikan yield ini juga terjadi pada obligasi pemerintah Jerman.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: