Perbankan Masih Punya Cadangan Kredit Rp2.506 Triliun, BI Optimistis Ekonomi Tumbuh Tinggi

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ€“ Bank Indonesia (BI) menilai sistem keuangan Indonesia saat ini berada dalam kondisi yang kuat dan stabil. Meski ketidakpastian global masih tinggi, ruang penyaluran kredit pe...

Perbankan Masih Punya Cadangan Kredit Rp2.506 Triliun, BI Optimistis Ekonomi Tumbuh Tinggi
Bacakan Artikel

Guna mempercepat roda ekonomi, BI mengimbau perbankan terus menyesuaikan special rate. Langkah ini diharapkan mampu mendorong penurunan suku bunga kredit secara lebih cepat di pasar.

Selain itu, BI memperkuat Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) untuk memastikan kecukupan likuiditas perbankan. Hingga minggu pertama Februari 2026, perbankan telah memperoleh insentif mencapai Rp427,5 triliun.

Destry menekankan pentingnya sinergi antarlembaga dalam mendorong pertumbuhan kredit dan penurunan suku bunga. Fokus utama tetap pada sektor-sektor prioritas yang menjadi motor penggerak ekonomi Pemerintah.

"Intermediasi pada 2026 diprakirakan tetap solid, sejalan dengan pertumbuhan kredit Januari 2026 yang mencapai 9,96%," tegasnya.

Penerbitan KSK 46 ini diharapkan menjadi referensi strategis dan membangun ekspektasi positif bagi dunia usaha. Sinergi dalam kerangka Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) menjadi kunci untuk menjaga stabilitas sekaligus memacu akselerasi ekonomi nasional.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2