Perburuan Saham Berlanjut, Pengendali Serok Lagi 217.000 Saham IDPR
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manuel Djunako, Komisaris Utama dan pemegang saham pengendali PT Indonesia Pondasi Raya Tbk (IDPR) terus memburu saham tersebut. Terkini, Manuel membeli 217.000 saham emit...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manuel Djunako, Komisaris Utama dan pemegang saham pengendali PT Indonesia Pondasi Raya Tbk (IDPR) terus memburu saham tersebut. Terkini, Manuel membeli 217.000 saham emiten konstruksi pondasi dan dinding penahan tanah ini melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) 15 Januari 2025.
Seiring perburuan saham tersebut, kepemilikan Manuel Djunako terhadap IDPR pun meningkat menjadi 85,668% dari sebelumnya sebesar 85,658% saham.
Disebutkan dalam laporan keterbukaan informasi yang disampaikan ke BEI, Kamis (16/1/2025), tujuan Manuel membeli saham emiten konstruksi pondasi ini adalah untuk menambah investasi langsung di saham IDPR.
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro