Perkuat Bisnis di Singapura, Anak Usaha DOID Guyur Modal USD 46,5 Juta
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) memperkuat posisi keuangannya di Singapura. Ini dilakukan dengan penyuntikan modal tambahan pada anak usahanya, Bukit Makmur Mandiri Utam...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) memperkuat posisi keuangannya di Singapura. Ini dilakukan dengan penyuntikan modal tambahan pada anak usahanya, Bukit Makmur Mandiri Utama Pte. Ltd. (BUMA SG).
BUMA merupakan entitas yang 100% sahamnya dikantongi oleh PT BUMA Internasional Grup Tbk (DOID). Aksi korporasi tersebut dilakukan pada Senin, 26 Januari 2026. Adapun nilai peningkatan modal mencapai USD 46,5 juta.ย
Informasi ini terungkap dalam laporan fakta material yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Samuel T.M. Sinaga, Corp. Secretary & Head of Legal & Compliance BUMA, menandatangani laporan tersebut.
Penyuntikan dana ini mengubah peta kepemilikan saham di BUMA SG. Porsi kepemilikan BUMA meningkat cukup signifikan.
Samuel menjelaskan sebelum aksi ini, BUMA menggenggam 97,21% saham BUMA SG senilai USD 55,75 juta. Kini, kepemilikannya melesat menjadi 98,46% atau setara USD 102,25 juta.
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem