Permintaan Naik, IFSH Incar Produksi Bijih Nikel 2,2 Juta Ton pada 2024
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Ifishdeco Tbk (IFSH) memperkirakan, permintaan nikel dunia akan terus meningkat. Hal tersebut seiring dengan tingginya permintaan terhadap kendaraan listrik di dunia saat...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Ifishdeco Tbk (IFSH) memperkirakan, permintaan nikel dunia akan terus meningkat. Hal tersebut seiring dengan tingginya permintaan terhadap kendaraan listrik di dunia saat ini. Perseroan melihat potensi peningkatan permintaan nikel menjadi opportunity bagi keberlangsungan usaha dalam jangka panjang.
Agus Prasetyono, Direktur IFSH, menjelaskan produksi bijih nikel Ifishdeco ditargetkan sebanyak 2.202.975 ton pada tahun 2024. Target produksi bijih nikel Ifishdeco ini meningkat menjadi 2.247.035 ton pada 2025, dan ditargetkan tumbuh maksimal menjadi 2.291.975 ton pada tahun 2026.
Adapun lahan konsesi Ifishdeco terletak di Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. โTotal luas lahan yang dimiliki Ifishdeco adalah 2.580 Hektar dan IUP Operasi/Produksi adalah 800 hektar,โ ujarnya, dalam paparan publik di Jakarta, Kamis (28/3/2024).
Ia menambahkan,ย Perseroan berencana melakukan ekspansi usaha. Rencana aksi korporasi Perseroan tersebut selain ditunjang oleh prospek industri nikel di tanah air yang masih cerah, aksi ini juga seiring dengan permintaan produk nikel yang tetap tinggi. Faktor lain yang ikut mendorong Perseroan ekspansi yakni kinerja keuangan yang tumbuh positif hingga 2023.
Siap Gelar Right Issue
- AS Ancam Isolasi Ekonomi Iran, Harga Minyak Dunia Langsung Melompat
- Wall Street Terkoreksi, Namun S&P 500 Sukses Catat Kenaikan Tiga Pekan Beruntun
- Harga Minyak Melonjak, Tren Reli Empat Pekan Bursa Saham Eropa Terhenti
- Saham Teknologi Pimpin Kenaikan Bursa Asia, Indeks Kospi dan Nikkei Menghijau
- Prabowo Targetkan Bangun 100 GW PLTS, Hemat Biaya Listrik Rp73,9 Triliun per Tah...
- Prabowo Ungkap 121 Kebijakan Transformatif dalam 663 Hari
- Prabowo: Pembangunan Bangsa Tugas Bersama
- Agenda Sidang Tahunan MPR 2026: Prabowo Sampaikan Pidato, Jokowi Hadir, Megawati...
- AS Ancam Isolasi Ekonomi Iran, Harga Minyak Dunia Langsung Melompat
- Wall Street Terkoreksi, Namun S&P 500 Sukses Catat Kenaikan Tiga Pekan Beruntun