Petrosea (PTRO) Dirikan Anak Usaha Baru di Pakistan, Ini Tujuannya
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Petroea Tbk (PTRO) bersama dengan entitas anak yang dimiliki sepenuhnya oleh Perseroan yakni Petrosea Services Solution, Pte, Ltd telah mendirikan anak usaha baru bernama...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Petroea Tbk (PTRO) bersama dengan entitas anak yang dimiliki sepenuhnya oleh Perseroan yakni Petrosea Services Solution, Pte, Ltd telah mendirikan anak usaha baru bernama Petrosea Solution Pakistan (Private) Limited pada 25 September 2025. PSP akan menjalankan kegjatan usaha di bidang Engineering, Procurement & Construction Management.
Menurut Anto Broto, Corporate Secretary PTRO dalam keterangan, Rabu 8 Oktober 2025, PSP berdomisili di Karachi dan tunduk pada hukum Negara Republik Islam Pakistan sebagaimana dinyatakan dalam Certificate of Incorporation yang dikeluarkan oleh Securities & Exchange Commission of Pakistan.
"Pendirian entitas anak PSP adalah bagian dari pengembangan usaha dan ekspansi bisnis Perseroan ke luar negeri sekaligus memperkuat operasional Perseroan di bidang EPC,” tulis Anto dalam keterangannya.
- PEFINDO Turunkan Peringkat ADHI ke idBB, Pemicunya Kupon Obligasi
- BEI Buka Opsi Revisi Target IPO 2026, Ini Respons OJK
- MBMA Siapkan Rp651,68 Miliar untuk Lunasi Sukuk Jatuh Tempo Agustus 2026
- BEI Lanjutkan Suspensi WIKA Hingga Waktu yang Belum Ditentukan, Ini Penyebabnya
- Argo Pantes Raih Kontrak Sewa Gudang Rp48,14 Miliar dari United Chemicals
- PEFINDO Turunkan Peringkat ADHI ke idBB, Pemicunya Kupon Obligasi
- BEI Buka Opsi Revisi Target IPO 2026, Ini Respons OJK
- BEI Lanjutkan Suspensi WIKA Hingga Waktu yang Belum Ditentukan, Ini Penyebabnya
- MBMA Siapkan Rp651,68 Miliar untuk Lunasi Sukuk Jatuh Tempo Agustus 2026
- Argo Pantes Raih Kontrak Sewa Gudang Rp48,14 Miliar dari United Chemicals
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Triwulan II 2026 Diprakirakan Tetap Tumbuh Kuat, Ini...
- OJK: Pasar Modal Indonesia Mulai Masuk Fase Pemulihan di Awal Triwulan III 2026
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Kabar Duka, Komisaris Independen BRMS Kanaka Puradiredja Meninggal Dunia