Produksi Bijih Nikel Central Omega Resources Meningkat 130% pada 2024
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Produksi bijih nikel PT Central Omega Resources Tbk (DKFT) mencapai 2.952.538 metrik ton pada 2024 , meningkat 130% dibandingkan 1.284.679 metrik ton tahun 2023. Sementara pe...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Produksi bijih nikel PT Central Omega Resources Tbk (DKFT) mencapai 2.952.538 metrik ton pada 2024 , meningkat 130% dibandingkan 1.284.679 metrik ton tahun 2023. Sementara penjualan bijih nikel DKFT tumbuh 105% jadi 2.597.913 metrik ton pada 2024, dari 1.268.586 metrik ton tahun 2023.
Menurut Direktur DKFT Feni Silviani Budiman, pencapaian tersebut menunjukkan keberhasilan Perseroan dalam menghadapi tantangan pasar dan memanfaatkan peluang yang ada.
โDengan momentum positif ini, Perseroan optimistis dapat mempertahankan dan meningkatkan kinerja pada tahun-tahun ย mendatang,โ tulis Feni dalam keterangan tertulis yang disampaikan, Selasa (04/2/2025).
- FORE Bidik Pendapatan Naik 50% dan Laba Bersih 70% pada 2026, Tambah 80 Gerai da...
- BEI Buka Sementara Suspensi Saham EDGE untuk Crossing Buyback Go Private
- Satgas PASTI Hentikan 1.220 Entitas Keuangan Ilegal hingga Juli 2026, Dana Korba...
- OJK Terbitkan POJK Nomor 8 Tahun 2026, Atur Pelaporan Transaksi Pinjaman Daring...
- Dukung Program 3 Juta Rumah, KPR BTN dan Danantara Sasar Kelompok Disabilitas
- MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidik...
- MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan
- TransNusa Buka Rute Baru Lampung ke Kuala Lumpur dan Jakarta Mulai Agustus 2026
- FORE Bidik Pendapatan Naik 50% dan Laba Bersih 70% pada 2026, Tambah 80 Gerai da...
- BEI Buka Sementara Suspensi Saham EDGE untuk Crossing Buyback Go Private
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...