Produksi Pemanduan IPCM Melesat 70% di 2025, Dirut: Modal Kuat Hadapi 2026
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) membukukan rapor hijau sepanjang 2025. Anak usaha Pelindo Group ini sukses meningkatkan produksi jasa pemanduan dan penundaan kapal secara...
Jumlah gerakan kapal juga mengalami kenaikan drastis sebesar 165,78%. Perseroan mencatat sebanyak 101.544 gerakan kapal telah terlayani sepanjang tahun tersebut.
Peningkatan ini mencerminkan tingginya aktivitas gerak kapal di wilayah operasional. Selain itu, capaian tersebut menunjukkan kepercayaan pengguna jasa terhadap keandalan layanan IPCM.
Secara regional, pertumbuhan produksi didukung oleh kontribusi kuat dari sejumlah wilayah strategis. Aktivitas transshipment komoditas nikel di wilayah timur Indonesia menjadi salah satu pendorong utama.
Penguatan aktivitas ekspor komoditas serta layanan energi dan LNG juga terus bertambah. Peningkatan layanan kargo turut memperkokoh kinerja operasional perusahaan di berbagai daerah.
Direktur Utama IPCM, Shanti Puruhita menjelaskan capaian kinerja 2025 menjadi fondasi kuat bagi perusahaan. Perseroan siap melangkah lebih progresif untuk menyongsong tahun 2026.
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...