Produksi Pemanduan IPCM Melesat 70% di 2025, Dirut: Modal Kuat Hadapi 2026
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) membukukan rapor hijau sepanjang 2025. Anak usaha Pelindo Group ini sukses meningkatkan produksi jasa pemanduan dan penundaan kapal secara...
โPertumbuhan produksi penundaan dan pemanduan hingga Desember 2025 mencerminkan konsistensi IPCM dalam menjaga keandalan layanan, keselamatan pelayaran, dan efisiensi operasional. Capaian ini menjadi modal penting bagi kami untuk melangkah lebih progresif di tahun 2026,โ ujarnya.
Memasuki tahun 2026, IPCM fokus pada penguatan keandalan operasional. Peningkatan produktivitas layanan dan pengembangan bisnis berkelanjutan menjadi agenda utama perusahaan.
Manajemen akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan. Optimalisasi pemanfaatan armada menjadi prioritas untuk mendukung pertumbuhan layanan kepelabuhanan.
Peningkatan kompetensi sumber daya manusia juga terus dilakukan secara intensif. Langkah ini bertujuan mendukung kelancaran logistik dan layanan pelabuhan di seluruh Indonesia.
Melalui arah strategis yang terukur, IPCM optimistis dapat memperkuat posisi sebagai penyedia jasa profesional. Perusahaan berkomitmen memberikan nilai tambah berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan.
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...