29 Perusahaan Antre IPO, Lebih dari Tiga Beraset Rp3 Triliun! Ada Anak Usaha Adaro?
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Hingga 11 November 2024, Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat 37 perusahaan telah melantai melalui Initial Public Offering (IPO). Dari aksi korporasi tersebut, dana publik yan...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Hingga 11 November 2024, Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat 37 perusahaan telah melantai melalui Initial Public Offering (IPO). Dari aksi korporasi tersebut, dana publik yang berhasil dihimpun mencapai Rp5,684 triliun.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, menyampaikan minat perusahaan untuk IPO masih terbilang tinggi. “Saat ini, ada 29 perusahaan yang sedang dalam pipeline pencatatan saham di BEI,” ujarnya di Jakarta pada Senin (11/11/2024).
Dari 29 perusahaan tersebut, nilai asetnya bervariasi. Dua perusahaan memiliki aset di bawah Rp50 miliar, sementara sepuluh perusahaan mempunyai aset antara Rp50 miliar hingga Rp250 miliar. Sisanya, yaitu 17 perusahaan, termasuk dalam kategori aset besar dengan nilai lebih dari Rp250 miliar.
Perusahaan-perusahaan dalam pipeline ini juga berasal dari berbagai sektor. Di antaranya, 3 perusahaan berasal dari sektor Basic Materials, 2 dari Consumer Cyclicals, dan 5 dari Consumer Non-Cyclicals. Sektor Energy memiliki 5 perusahaan, sementara sektor Financials, Healthcare, dan Industrials masing-masing diwakili oleh 3 perusahaan.
Selain itu, ada 1 perusahaan dari sektor Infrastructure, 3 dari sektor Properties & Real Estate, serta 1 dari sektor Transportation & Logistics. Namun, hingga kini, belum ada perusahaan dari sektor Technology yang masuk pipeline BEI.
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...