29 Perusahaan Antre IPO, Lebih dari Tiga Beraset Rp3 Triliun! Ada Anak Usaha Adaro?
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Hingga 11 November 2024, Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat 37 perusahaan telah melantai melalui Initial Public Offering (IPO). Dari aksi korporasi tersebut, dana publik yan...
Lebih menariknya lagi, jumlah calon emiten dengan aset minimal Rp3 triliun, yang disebut sebagai 'light house company,' bertambah. BEI sebelumnya menargetkan tiga perusahaan light house akan IPO tahun ini. “Target kita untuk light house company tahun ini lebih dari 3. Masih ada beberapa yang sedang dalam pipeline,” ungkap Nyoman.
Direktur Utama BEI, Iman Rachman, beberapa waktu lalu menyebutkan bahwa salah satu dari tiga perusahaan light house tersebut akan melantai pada November 2024. Meskipun identitasnya belum diungkap, namun Iman mengatakan, calon emiten itu berasal dari sektor energi. Perusahaan ini memiliki aset minimal Rp3 triliun dan free float sebesar 20%. Adapun dua light house lainnya diharapkan IPO pada Desember 2024.
Saat disinggung terkait kemungkinan perusahaan yang dimaksud bos BEI tersebut merupakan anak usaha PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO), Nyoman tidak secara tegas menampik ataupun mengiyakan. “Saya sampaikan bahwa kalau nama, tentu kan tidak boleh kita sampaikan. Nah, silakan aja kalau Adaro sudah ikut. Di pipeline ada termasuk yang industri energi,” ungkapnya.
Saat kembali didesak apakah anak perusahaan Adaro tersebut memiliki aset Rp3 triliun, Nyoman tetap enggan memberi jawaban pasti. “Saya nggak nyebut nama, ya,” kilahnya.
- 1
- 2
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidik...
- MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas