46 Emiten Terlambat Serahkan Laporan Keuangan, BEI Kenakan Sanksi dan Denda Segini!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan hingga saat ini, masih ada sederet perusahaan tercatat yang belum menyerahkan laporan keuangan interim untuk periode yang berakhir pada...
Fahmi menjelaskan, tiga perusahaan dengan tahun buku Maret dijadwalkan menyerahkan laporan untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2024. Demikian pula dengan tiga perusahaan lainnya yang memiliki tahun buku Juni.
Selain itu, terdapat beberapa perusahaan tercatat yang tidak diwajibkan untuk menyerahkan laporan keuangan. Rinciannya antara lain adalah 10 perusahaan yang baru mencatatkan saham setelah 30 September 2024, 44 perusahaan tercatat di Papan Akselerasi, serta 52 perusahaan yang hanya mencatatkan Obligasi dan/atau Sukuk. Beberapa lainnya juga tercatatkan dalam kategori efek berbeda seperti ETF, DIRE, DINFRA, dan lainnya.
- 1
- 2
- AMAR Tebar Dividen Interim Rp70,25 Miliar, Investor Terima Rp3,9 per Saham
- BEI Sempurnakan Sistem Notasi Khusus dan Remarks JATS, Transparansi Pasar Modal...
- Saratoga (SRTG) Lepas 4,87 Juta Saham Treasuri Mulai 18 Agustus 2026
- Kinerja Moncer, Laba Bersih CBDK Melonjak 225% Jadi Rp1,68 Triliun di Semester...
- IHSG Ditutup Melemah Tipis 0,03% ke Level 6.234,497, Transaksi Saham Tembus Rp14...
- AMAR Tebar Dividen Interim Rp70,25 Miliar, Investor Terima Rp3,9 per Saham
- BEI Sempurnakan Sistem Notasi Khusus dan Remarks JATS, Transparansi Pasar Modal...
- Saratoga (SRTG) Lepas 4,87 Juta Saham Treasuri Mulai 18 Agustus 2026
- Kinerja Moncer, Laba Bersih CBDK Melonjak 225% Jadi Rp1,68 Triliun di Semester...
- IHSG Ditutup Melemah Tipis 0,03% ke Level 6.234,497, Transaksi Saham Tembus Rp14...
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten