6 Saham Kena Peringatan UMA, BEI Ingatkan Investor Lebih Waspada
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali merilis daftar saham yang masuk dalam pengawasan karena mengalami pergerakan harga tidak biasa atau Unusual Market Activity (UMA). Total ad...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali merilis daftar saham yang masuk dalam pengawasan karena mengalami pergerakan harga tidak biasa atau Unusual Market Activity (UMA). Total ada 6 saham yang masuk radar BEI pada Rabu (3/9/2025).
Saham-saham tersebut adalah PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS), PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO), PT Sat Nusapersada Tbk (PTSN), PT Global Sukses Solusi Tbk (RUNS), PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE), dan PT Sumber Energi Andalan Tbk (ITMA).
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menegaskan peringatan UMA tidak otomatis menandakan adanya pelanggaran aturan pasar modal. "Pengumuman Unusual Market Activity (UMA) tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal," tulisnya dalam keterbukaan informasi di laman Bursa, dikutip Kamis (4/9/2025).
BEI menjelaskan, informasi terakhir dari emiten-emiten tersebut telah dipublikasikan sebelumnya melalui laman resmi Bursa. Misalnya, MEDS terakhir menyampaikan penjelasan atas volatilitas transaksi pada 7 Agustus 2025. Sementara RMKO melaporkan registrasi pemegang efek bulanan pada tanggal yang sama.
Perusahaan lain juga sudah memberikan informasi terbaru. PTSN dan RUNS tercatat menyampaikan keterbukaan pada 27 Agustus 2025, WEGE pada 13 Agustus 2025, dan ITMA terakhir pada 3 September 2025. Menariknya, ITMA sudah dua kali sebelumnya mendapat pengumuman UMA, yakni pada 30 Juni 2025 dan 19 Maret 2025.
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Poin Penting Aturan Demutualisasi Bursa Efek, Target Berlaku Kuartal...
- Maybank Indonesia (BNII) Resmi Akuisisi 51% Saham Maybank Asset Management, Segi...
- PEFINDO Turunkan Peringkat ADHI ke idBB, Pemicunya Kupon Obligasi
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Poin Penting Aturan Demutualisasi Bursa Efek, Target Berlaku Kuartal...
- Maybank Indonesia (BNII) Resmi Akuisisi 51% Saham Maybank Asset Management, Segi...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- PEFINDO Turunkan Peringkat ADHI ke idBB, Pemicunya Kupon Obligasi
- Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Triwulan II 2026 Diprakirakan Tetap Tumbuh Kuat, Ini...
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- OJK: Pasar Modal Indonesia Mulai Masuk Fase Pemulihan di Awal Triwulan III 2026
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- Diplomasi Trump ke Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 4,5%, Bursa Saham Eropa Parkir...