AS Tembak Jatuh Drone Iran, Harga Minyak Dunia Melambung 1% Lebih
STOCKWATCH.ID (HOUSTON) – Harga minyak dunia ditutup menguat pada akhir perdagangan Selasa (3/2/2026) waktu setempat atau Rabu pagi (4/2/2026) WIB. Kenaikan ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan mil...
Jorge Leon, Senior Vice President dan Head of Geopolitical Analysis Rystad Energy, memberikan pandangannya. Ia menilai posisi Iran memiliki dampak besar bagi stabilitas pasar.
“Signifikansi Iran dalam pasar minyak melampaui profil produksinya sendiri. Bobot geopolitik negara tersebut berakar pada lokasi strategisnya, pengaruhnya terhadap dinamika keamanan regional, dan kapasitasnya untuk mengganggu infrastruktur energi dan rute transit yang kritis,” ujar Jorge Leon.
Uni Emirat Arab telah mendesak Iran dan AS untuk menahan diri. Mereka meminta kedua negara menggunakan pembicaraan nuklir pekan ini untuk menyelesaikan ketegangan. Situasi ini dinilai sangat sensitif karena melibatkan ancaman serangan udara.
Selain isu Timur Tengah, harga minyak mendapat dukungan dari kesepakatan dagang AS-India. Presiden Donald Trump setuju memangkas tarif impor produk India menjadi 18% dari sebelumnya 50%. Sebagai gantinya, India berkomitmen menghentikan pembelian minyak mentah dari Rusia.
India merupakan salah satu ekonomi dan importir minyak terbesar di dunia. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan permintaan energi global secara keseluruhan. Namun, para analis melihat adanya dampak lain bagi pasar minyak Rusia.
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...
- Rabundo Tembus Pasar Nasional, BRI Dukung UMKM Bumbu Rendang Asli Minang Naik Ke...
- Transformasi Danantara Berbuah Manis, Pendapatan Telkom (TLKM) Capai Rp75,9 Tril...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- ANTAM Catat Lonjakan Penjualan Feronikel 32% di Semester I 2026
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...