Banyak Perusahaan Besar Belum IPO, BEI Susun Kajian Baru Biar Mereka Tertarik Melantai!
STOCKWATCH (JAKARTA) โ Bursa Efek Indonesia (BEI) terus mendorong perusahaan berskala besar untuk melantai di pasar modal. Langkah ini dilakukan agar perusahaan memanfaatkan pasar modal sebagai sumber...
STOCKWATCH.ID STOCKWATCH (JAKARTA) โ Bursa Efek Indonesia (BEI) terus mendorong perusahaan berskala besar untuk melantai di pasar modal. Langkah ini dilakukan agar perusahaan memanfaatkan pasar modal sebagai sumber pendanaan jangka panjang yang lebih efisien.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna mengatakan, kehadiran perusahaan tercatat dengan skala besar atau lighthouse company sangat penting bagi perkembangan pasar modal.
โKehadiran perusahaan tercatat dengan skala besar diharapkan dapat memperkuat struktur dan likuiditas pasar serta menarik lebih banyak minat investor,โ ujar Nyoman.
BEI sendiri mendefinisikan lighthouse company sebagai perusahaan yang memiliki kapitalisasi pasar di atas Rp3 triliun. Selain itu, saham yang dilepas ke publik atau free float-nya juga harus minimal 15%.
Untuk menarik lebih banyak perusahaan besar, BEI tengah menyusun kajian terkait potensi Initial Public Offering (IPO) di Indonesia. Kajian ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...