BEI Buka Suspensi, Dua Saham Ini Siap Diperdagangkan Lagi
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencabut suspensi perdagangan dua saham mulai sesi I pada Rabu, 26 November 2025. Dua saham tersebut adalah PT Imago Mulia Persada Tbk (LFLO) dan P...
Suspensi INET dan INET-W diterapkan lebih baru, yaitu pada Selasa, 25 November 2025. Lonjakan harga signifikan dalam satu hari perdagangan memicu penghentian sementara. BEI menyampaikan langkah cooling down bertujuan mengurangi risiko akibat kenaikan harga yang terlalu cepat.
INET disuspensi di Pasar Reguler dan Pasar Tunai, sedangkan INET-W dihentikan di seluruh pasar. BEI menilai penghentian sementara memberi ruang bagi pelaku pasar untuk menilai ulang keputusan investasinya. BEI juga menegaskan tujuan suspensi untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar dalam mempertimbangkan informasi sebelum mengambil keputusan.
Investor kembali diingatkan untuk mencermati setiap keterbukaan informasi dari emiten agar keputusan investasi tetap objektif.
Harga Saham
Pada penutupan perdagangan Senin, 17 November 2025, saham LFLO berada di level Rp700. Harga itu naik %9,38 atau menguat Rp60 dari penutupan sebelumnya. Saham LFLO bergerak pada rentang Rp660 hingga Rp700. Harga tertinggi 52 minggu berada di Rp700, jauh di atas posisi terendah 52 minggu di Rp79.
- AMAR Tebar Dividen Interim Rp70,25 Miliar, Investor Terima Rp3,9 per Saham
- BEI Sempurnakan Sistem Notasi Khusus dan Remarks JATS, Transparansi Pasar Modal...
- Saratoga (SRTG) Lepas 4,87 Juta Saham Treasuri Mulai 18 Agustus 2026
- Kinerja Moncer, Laba Bersih CBDK Melonjak 225% Jadi Rp1,68 Triliun di Semester...
- IHSG Ditutup Melemah Tipis 0,03% ke Level 6.234,497, Transaksi Saham Tembus Rp14...
- AMAR Tebar Dividen Interim Rp70,25 Miliar, Investor Terima Rp3,9 per Saham
- BEI Sempurnakan Sistem Notasi Khusus dan Remarks JATS, Transparansi Pasar Modal...
- Saratoga (SRTG) Lepas 4,87 Juta Saham Treasuri Mulai 18 Agustus 2026
- Kinerja Moncer, Laba Bersih CBDK Melonjak 225% Jadi Rp1,68 Triliun di Semester...
- IHSG Ditutup Melemah Tipis 0,03% ke Level 6.234,497, Transaksi Saham Tembus Rp14...
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten