BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham MGLV, Investor Diminta Waspada!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV) mulai 16 Juni 2025. Langkah ini diambil sebagai bentuk pe...
Pada penutupan perdagangan Jumat, 13 Juni 2025, saham MGLV tercatat melonjak tajam. Harga sahamnya naik Rp22 atau 9,57% ke level Rp252.
Kenaikan ini sekaligus mencetak rekor sebagai harga tertinggi dalam 52 minggu terakhir. Saham MGLV dibuka di Rp230 dan sempat menyentuh level terendah di harga yang sama sebelum ditutup di posisi tertingginya.
Volume transaksi tercatat sebanyak 667.500 lembar saham dengan nilai Rp168,06 juta. Jumlah frekuensi transaksinya mencapai 55 kali.
Kapitalisasi pasar MGLV saat ini berada di angka Rp480,03 miliar. Rasio price to earnings (P/E ratio) perusahaan tercatat sebesar 22,67.
Selama satu tahun terakhir, harga saham MGLV pernah menyentuh level terendah di Rp57.
- 1
- 2
- AMAR Tebar Dividen Interim Rp70,25 Miliar, Investor Terima Rp3,9 per Saham
- BEI Sempurnakan Sistem Notasi Khusus dan Remarks JATS, Transparansi Pasar Modal...
- Saratoga (SRTG) Lepas 4,87 Juta Saham Treasuri Mulai 18 Agustus 2026
- Kinerja Moncer, Laba Bersih CBDK Melonjak 225% Jadi Rp1,68 Triliun di Semester...
- IHSG Ditutup Melemah Tipis 0,03% ke Level 6.234,497, Transaksi Saham Tembus Rp14...
- AMAR Tebar Dividen Interim Rp70,25 Miliar, Investor Terima Rp3,9 per Saham
- BEI Sempurnakan Sistem Notasi Khusus dan Remarks JATS, Transparansi Pasar Modal...
- Saratoga (SRTG) Lepas 4,87 Juta Saham Treasuri Mulai 18 Agustus 2026
- Kinerja Moncer, Laba Bersih CBDK Melonjak 225% Jadi Rp1,68 Triliun di Semester...
- IHSG Ditutup Melemah Tipis 0,03% ke Level 6.234,497, Transaksi Saham Tembus Rp14...
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten