BEI Minta Klarifikasi Fluktuasi Harga Saham NICK, Ini Penjelasan Resmi Manajemen
STOCKWATCH.ID, JAKARTA – Manajemen PT Charnic Capital Tbk (NICK) memberikan penjelasan terkait volatilitas transaksi saham perusahaan. Langkah ini merespons permintaan penjelasan dari Bursa Efek Indon...
"Tidak terdapat informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga efek Perseroan serta kelangsungan hidup Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik," tambahnya.
Selain itu, Nicholas menyebut pihak manajemen tidak mengetahui adanya aktivitas tertentu dari pemegang saham. Hal ini merujuk pada ketentuan laporan kepemilikan atau setiap perubahan kepemilikan saham perusahaan terbuka.
Harga Saham NICK
Pada perdagangan Kamis, 15 Januari 2026, saham NICK ditutup pada level Rp1.335 per saham. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar Rp45 atau merosot 3,26% dibandingkan penutupan hari sebelumnya di level Rp1.380 per saham.
Saham emiten berkode NICK ini dibuka pada level Rp1.420. Sepanjang hari tersebut, harga tertinggi sempat menyentuh Rp1.420, sementara level terendah berada di posisi Rp1.305 per saham.
- Bos Bank Neo Commerce Ungkap Penopang Laba, Targetkan Pertumbuhan Berlanjut hing...
- Direktur WGSH Moch Sajoang Resmi Mundur, Efektif per 31 Juli 2026
- Dividen Interim TAPG Capai Rp1,19 Triliun, Catat Jadwal Cum Dividen
- Kini Beli Bawang hingga Cabai Bisa di Kantor Pos, RTN dan Pos Indonesia Siapkan...
- Komisaris AKPI Henry Liem Jual 193.500 Saham di Saat Harga Naik
- Direktur WGSH Moch Sajoang Resmi Mundur, Efektif per 31 Juli 2026
- Dividen Interim TAPG Capai Rp1,19 Triliun, Catat Jadwal Cum Dividen
- Komisaris AKPI Henry Liem Jual 193.500 Saham di Saat Harga Naik
- Bos Bank Neo Commerce Ungkap Penopang Laba, Targetkan Pertumbuhan Berlanjut hing...
- Kini Beli Bawang hingga Cabai Bisa di Kantor Pos, RTN dan Pos Indonesia Siapkan...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten