BEI Minta Klarifikasi Fluktuasi Harga Saham NICK, Ini Penjelasan Resmi Manajemen
STOCKWATCH.ID, JAKARTA – Manajemen PT Charnic Capital Tbk (NICK) memberikan penjelasan terkait volatilitas transaksi saham perusahaan. Langkah ini merespons permintaan penjelasan dari Bursa Efek Indon...
Volume perdagangan tercatat sebanyak 99.100 saham. Adapun nilai kapitalisasi pasar atau market cap NICK saat itu mencapai Rp869,28 miliar.
Adapun pada perdagangan hari ini, Senin (19/1/2026). Hingga pukul 09.38 WIB, harga saham NICK berada di level Rp1.235 per saham. Posisi ini turun Rp100 atau 7,49% dibandingkan penutupan sebelumnya.
Pada awal perdagangan, saham NICK dibuka di harga Rp1.310. Sepanjang sesi berjalan, harga tertinggi tercatat di Rp1.310 dan terendah di Rp1.235 per saham.
Kapitalisasi pasar NICK tercatat sekitar Rp800,91 miliar. Rasio price to earnings (P/E) berada di level 7,23 kali.
Jika melihat tren sepanjang tahun berjalan (Year to Date), harga tertinggi NICK berada di level Rp1.515 yang tercapai pada 13 Januari 2026. Sementara itu, harga terendah tahun ini berada di level Rp1.200 per saham pada 2 Januari 2026. Dalam kurun waktu 52 minggu terakhir, saham NICK bergerak pada rentang Rp600 hingga Rp1.950 per saham.
- Bos Bank Neo Commerce Ungkap Penopang Laba, Targetkan Pertumbuhan Berlanjut hing...
- Direktur WGSH Moch Sajoang Resmi Mundur, Efektif per 31 Juli 2026
- Dividen Interim TAPG Capai Rp1,19 Triliun, Catat Jadwal Cum Dividen
- Kini Beli Bawang hingga Cabai Bisa di Kantor Pos, RTN dan Pos Indonesia Siapkan...
- Komisaris AKPI Henry Liem Jual 193.500 Saham di Saat Harga Naik
- Direktur WGSH Moch Sajoang Resmi Mundur, Efektif per 31 Juli 2026
- Dividen Interim TAPG Capai Rp1,19 Triliun, Catat Jadwal Cum Dividen
- Komisaris AKPI Henry Liem Jual 193.500 Saham di Saat Harga Naik
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten