BNI Sekuritas: IHSG Berpotensi Rebound, Pantau 4 Saham Ini
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan rebound pada perdagangan hari ini, setelah perdagangan kemarin ditutup melemah pada level 7.278,07 atau mengalami penurunan 0...
Kemudian, bursa regional Asia Pasifik mencatat pelemahan mengikuti pergerakan bursa AS malam sebelumnya. Penurunan tajam dicatat oleh Nikkei dan Hang Seng masing- masing 2,78% dan 2,48%. BEI turut terkoreksi 0,55% atau turun ke level 7.278,07.
Investor dapat mencermati saham BMRI dengan rekomendasi BUY 9.200 - 9.300 target 9.500/9.650 stop loss di bawah 8.975. Saham ANTM direkomendasikan BUY DI ATAS 2.100 target 2.150/2.220 stop loss di bawah 1.995.
Selanjutnya saham HRUM dengan strategi investasi SPECULATIVE BUY target 2.050/2.110 stop loss di bawah 1.900 dan saham TLKM direkomendasikan BUY ON SUPPORT target 4.520/4.540 stop loss di bawah 4.300.
- 1
- 2
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas